BORNEONEWS, Kasongan - Kapal Teluk Sebangau milik Pemerintah Kabupaten Katingan sudah sejak lama mangkrak tidak pernah digunakan sebagaimana mestinya.
Menurut pantauan Borneonews, Kapal Teluk Sebangau ini hanya terlihat tambat di Sungai Katingan sekitar Dermaga Hurung Batuah Kasongan. Kondisi bodi kapal yang sebagian besar dari bahan fiberglass ini, terutama bagian atas, terlihat sudah lapuk.
Sejumlah warga Kasongan menyarankan agar Kapal Teluk Sebangau ini dijual kepada tukang rongsokan saja.
"Ya, untuk apa juga dipertahankan kalau tidak digunakan sesuai peruntukannya. Lebih baik Kapal Teluk Sebangau ini dijual saja kepada pembeli rongsokan. Kan lumayan besinya cukup banyak," ujar Didi, warga Kasongan Kabupaten Katingan, Senin (2/5/2016).
Menurut Didi, Kapal Teluk Sebangau ini sudah mangkrak cukup lama. "Kira-kira sudah tujuh tahunan kapal mangkrak di Dermaga Hurung itu," imbuhnya.
Dikonfirmasi masalah ini, Yusnada, seorang petugas di Dermaga Hurung Batuah membenarkan jika Kapal Teluk Sebangau ini sudah mangkrak cukup lama. "Kapal Teluk Sebangau ini merupakan bantuan pemerintah pusat untuk Pemkab Katingan pada 2008," ujarnya.
Namun sejak saat itu, kata Yusnada Kapal Teluk Sebangau ini hanya beberapa kali digunakan sebagaimana mestinya, yaitu untuk angkutan transportasi air di Sungai Katingan.
"Dulu setahu kami hanya beberapa kali saja sempat beroperasi, yaitu untuk mengantar penumpang dari Kasongan ke Pagatan," sebutnya.
Saat itu pemerintah daerah memberikan keringanan biaya atau subsidi bagi para penumpang Kapal Teluk Sebangau. Namun karena saat itu penumpangnya hanya sedikit dan tidak sebanding dengan biaya operasional, Kapal Teluk Sebangau ini tidak lagi beroperasi. (ABDUL GOFUR/m)


