BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memperketat pengawasan terhadap berbagai objek wisata pada momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
"Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan pada Natal dan Tahun Baru nanti, akan ada petugas yang memperketat pengawasan berbagai objek wisata," kata Penjabat Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, Kamis 21 Desember 2023.
Pada momen tahunan itu, akan ditempatkan dan disiagakan petugas baik untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan pengamanan di lokasi wisata.
"Kami juga akan meningkatkan fasilitas penunjang di kawasan objek wisata seperti penyediaan tempat sampah dan fasilitas lain yang memberikan kenyamanan bagi pengunjung," katanya.
Saat ini Pj Wali Kota Palangka Raya juga telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : S56.3/4725/DPKKO-Pur/X11/2023 tentang persiapan menyambut Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Surat edaran tersebut memuat serangkaian poin penting yang ditujukan kepada pengelola dan pemilik usaha pariwisata, hiburan umum, restoran, rumah makan, warung makan, kedai makan dan minum, serta cafe guna menjaga suasana keamanan dan keteraturan di kota setempat selama perayaan Natal dan tahun baru.
Beberapa poin utama yang diungkap dalam surat edaran tersebut antara lain menjaga toleransi, kerukunan, dan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.
Selanjutnya, memastikan keamanan dan ketertiban di destinasi wisata serta tempat hiburan umum dan sejenisnya. Kemudian pengelola usaha pariwisata dan hiburan umum bertanggung jawab untuk mencegah penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang serta melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib.
Berikutnya, kewajiban penyediaan alat keselamatan seperti pelampung, kotak P3K, dan alat pemadam kebakaran bagi pengelola usaha pariwisata. Kewajiban perbaikan wahana dan fasilitas penunjang wisata guna mencegah kecelakaan di tempat usaha pariwisata.
--page
Kepala Satpol PP Kota Palangkaraya, Berlianto mengatakan, pada momen Natal dan tahun baru, pihaknya menurunkan 30 anggota yang disebar di sejumlah titik-titik rawan dan juga pusat aktivitas masyarakat.
"Kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024 agak berbeda karena juga bersamaan dengan tahun politik. Jadi harapannya jangan sampai ada yang terpancing dengan segala macam isu-isu yang bisa mengakibatkan gangguan kamtibmas di Palangka Raya,” katanya.
ANTARA









