PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Palangka Raya, Samsul Rizal mengungkapkan, produksi cabai lokal di kota tersebut masih belum mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Akibatnya, harus didatangkan dari luar daerah, terutama dari Kalimantan Selatan, khususnya dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

"Ini karena produksi cabai lokal di Palangka Raya masih sangat terbatas," katanya, Jumat, 22 Desember 2023.

Dia berharap para petani di Palangka Raya dapat meningkatkan produksi cabai lokal. Karena cabai merupakan salah satu komoditas yang banyak dicari oleh masyarakat. Selain itu, cabai juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Samsul menambahkan, pihaknya juga terus berupaya mengembangkan kawasan agropolitan di Palangka Raya. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan sektor pertanian dan perkebunan di kota tersebut.

--page

"Kami ingin Palangka Raya menjadi kota yang mandiri dalam hal pangan dengan mengembangkan kawasan agro yang dapat menghasilkan berbagai macam produk pertanian dan perkebunan, termasuk cabai," pungkasnya. (HENDRI/j)