BORNEONEWS, Sampit - Tujuh orang dalam satu keluarga mengalami keracunan setelah memakan kue yang dibeli dari Toko Holand Boga, di Jl A Yani, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Bahkan tiga dari tujuh korban saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit. Ketujuh orang itu yakni Miyatin (53), Untung (33), Yopi (29), dan Edi (23) masih rawat jalan. Sedangkan yang masih dirumah sakit, Winda (19), Rizal (23), dan Rudi (11). Mereka merupakan warga Jl Delima 6, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
Keracunan itu terjadi pada Sabtu (30/4/2016) pagi. Usai bangun tidur mereka bertujuh langsung mual-mual, pusing, bahkan muntah-muntah.
"Iya, setelah kami makan kue beli dari Holand Boga pada Jumat (29/4/2019) malam, kami langsung tidur. Tetapi setelah bangun pada Sabtu (30/4/2016) pagi, semua dari kami langsung sakit perut, pusing, dan muntah. Sehingga kami langsung pergi ke dokter peraktek terdekat," ujar Syarif, seorang keluarga korban, Senin (2/5/2016).
Walaupun sudah dirawat oleh dokter praktik, namun tetap saja sakit yang diderita para korban belum sembuh. Bahkan pada Minggu (1/5/2015) malam sekitar pukul 20.00 WIB, tiga korban langsung drop. Sehingga harus dirawat di RSUD Dr Murjani Sampit. Bahkan hingga Senin, (2/5/2016) ketiga korban masih dirawat di rumah sakit.
"Dari keterangan dokter di RS tersebut, memang ketiga korban alami keracunan, namun belum diketahui apa penyebabnya," lanjut Syarif.
Selain itu, Syarif mengaku tidak berani menuntut tempat penjualan kue tersebut. Hal itu terjadi karena mereka tidak memiliki sisa makanan itu buat sample pemeriksaan, dan juga tidak ada bukti pembelian yang mereka simpan.
"Tidak berani kami menuntut pihak toko, karena tidak ada bukti apapun. Namun dugaan kami mereka keracunan setelah makan kue itu, dan bangun paginya langsung muntah-muntah," ucap Syarif.
Sementara seorang korban, Rizal mengatakan, tidak ada tanda-tanda kue yang dibeli mereka itu basi atau ada jamurnya. Rasanya juga tidak ada bedanya, dan bahkan sama dengan kue-kue biasanya.
"Gejala pertamanya saya sakit kepala dan mual. Setelah itu langsung muntah-muntah hingga lunglai," kata Rizal.
Sedangkan akibat hal itu, keluarga sangat khawatir. Apalagi Rizal dan Winda pada 8 Mei 2016 mendatang akan melaksanakan pernikahan. Sehingga mereka hanya berharapa agar keduanya cepat sembuh, dan bisa melangsungkan pernikahan tersebut. (M HAMIM/m)


