BORNEONEWS, Palangka Raya - Danau Toba yang terletak di Provinsi Sumatera Utara pada ketinggian sekitar 905 m dpl merupakan danau terluas di Indonesia dan danau volcano-tectonic terbesar di dunia.
Data mengenai pola agroforestri, budidaya dan teknik pemanfaatan suren oleh masyarakat tersebut belum ada, sehingga diperlukan suatu kajian agar dapat dikelola dan dikembangkan lebih efisien.
Bersama Ketua Pengabdian Internasional Prof Rahmawaty, Universitas Sumatera Utara atau USU, Prof Abdul Rauf yang juga dari USU, Prof Mohd Hasmadi Ismail dari Universiti Putra Malaysia dan Assoc Prof Seca Gendaseca dari Universiti Technology MARA melakukan Survei Agroforestri di Kabupaten Toba. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa S1 Pertanian dan Mahasiswa S3 PSL USU.
"Kami secara khusus meneliti pola penanaman, budidaya dan pemanfaatan suren untuk hasil kayu dan non-kayunya," kata Prof Rahmawaty dalam keterangan resminya pada Jumat, 22 Desember 2023.
Metode pengumpulan data, lanjutnya, dengan teknik wawancara, pengolahan data dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil studi menunjukkan pola agroforestri suren yang dilakukan oleh masyarakat.
"Pola agroforestry ini menempatkan pohon dan tanaman pertanian secara berselang seling. Pola ini dimungkinkan pada lahan yang relatif datar," jelasnya.
Tanaman kehutanan, tuturnya, ditanam dalam larikan yang di selang-seling dengan larikan tanam pangan, ruang-ruang terbuka diantara pohon-pohon relatif sempit.
"Terdapat bermacam-macam system dalam agroforestry, yaitu agrisilvikultur, silvopastura, agrosilvopastura dan silvofisheri atau yang lebih sering disebut dengan wanamina. Agrisilvikultur merupakan system pengolahan lahan dengan perpaduan antara tanaman kayu dengan tanaman semusim," beber Prof Rahmawaty.
Sementara itu Prof Abdul Rauf mengatakan dengan demikian agroforestri merupakan suatu sistem penggunaan lahan yang tepat untuk mendukung pertanian berkelanjutan
"Karena di samping memiliki kontribusi produksi yang nyata dan beragam, juga fungsi konservatif terhadap lingkungan dan keadaan sosial sehingga menjamin ekonomi yang lebih luas dan keamanan pangan," kata Prof Rauf. (TESTI PRISCILLA/R)









