BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur meluncurkan program literasi sekolah sebagai upaya pemerintah meningkatkan minat baca serta kreatifitas pelajar masa kini.

“Program ini sudah sejak 2014-2015 ada, program ini adalah inisiatif kami agar pelajar kita giat membaca dan melakukan gerakan nyata,” kata Kepala Bidang Pendidikan Menengah pada Dinas Pendidikan Kotim, Ahmad Syaifudi, Senin (2/5/2016).

Peluncuran program litera sekolah ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ditandai dengan melepas balon ke udara oleh Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri, Kepala Dinas Pendidikan Suparmadi, disaksikan ribuan peserta dan undangan yang menghadiri peringatan Hari Pendidikan Nasional di Stadion 29 Nopember Sampit, Senin (2/5/2016).

Ada 50 SMA, MA dan SMK yang menjalankan program ini. Harapannya nanti SD dan SMP sederajat juga melaksanakan kegiatan serupa. Jadi targetnya, bagaimana meningkatkan minat baca pelajar.

Syaifudi mengatakan, program literasi sekolah ini dilaksanakan untuk tingkat SMA, MA dan SMK. Dalam program ini, sekolah menjadi pelaksana penumbuhan budaya literasi untuk menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam gerakan literasi sekolah agar menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sasaran program ini adalah menumbuhkembangkan budaya membaca, menulis dan penelitian ilmiah, budaya mojok di pojok baca, gerakan peduli pustaka dan jurnalistik remaja, optimalisasi perpustakaan, optimalisasi majalah dinding, optimalisasi majalan online dan buku bertabur bintang.

Bahwa program tersebut didasari keprihatinan terhadap masih rendahnya minat baca masyarakat, termasuk di kalangan pelajar. Data yang dirilis UNESCO, minat baca di Indonesia hanya 0,001% atau hanya satu berbanding 1000.

Tiap sekolah diarahkan menyiapkan tempat pojok baca, memperbanyak koleksi perpustakaan dan menggelar kegiatan terkait peningkatan minat baca. Selama ini, fasilitas yang disiapkan dinilai cukup memadai namun minat baca pelajar masih rendah.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim M Taufiq Mukri berharap melalui program itu minat baca pelajar dan masyarakat Kotim semakin meningkat. Membawa dampak positif bagi kemajuan daerah. (RAFIUDIN/m)