BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berkomitmen mendorong kemandirian pangan daerah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti, mengatakan saat ini pihaknya menjalankan program Rice Milling Plant (RMP) atau penggilingan padi yang sudah masuk tahap studi kelayakan.
Pembangunan RMP Kalteng diharapkan sudah dapat dimulai pada awal tahun 2024, setelah selesai melakukan berbagai persiapan.
"Setelah proses lelang dan persiapan lainnya dilakukan kita akan mulai masuk pada tahap pembangunan,” ungkap Sunarti baru baru ini.
Sunarti memperkirakan RMP Kalteng sudah dapat menghasilkan produksi beras pada masa panen Okmar tahun depan.
--page
Sebagai informasi, RMP adalah proses penggilingan padi tiga fase atau lebih dengan kapasitas produksi lebih besar untuk mengkonversi gabah kering menjadi beras putih yang siap untuk dikonsumsi. (HERMAWAN DP/H)









