PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Melalui pernyataan tertulisnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, terus mengambil langkah cepat dalam rangka mengamankan ketersediaan produksi pangan strategis, terutama dalam menyambut perayaan Hari Besar Keagamaan yaitu Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dia menyebut, pasokan pangan di pasaran di masing-masing provinsi wilayah Indonesia masih aman, 

"Kita memasuki fase elnino gorilla, kondisi kekeringan akan berlanjut dengan curah hujan di bawah normal. Oleh karena itu, kita harus bergerak cepat dan memastikan kondisi ketersediaan pangan," katanya, Minggu, 24 Desember 2023. 

Ia memaparkan, saat ini, kondisi ketersediaan pangan khususnya bawang merah dan aneka cabai masih aman.

"Saat ini kondisi bawang merah di lapangan ada yang sementara panen, panen dan bahkan ada yang baru tanam, sehingga pertanaman dan ketersediaan aman," ungkapnya.

--page

Dia melanjutkan, untuk cabai, ada yang lagi panen dan tanam. Harga di tingkat petani memang bervariasi, khususnya cabai merah di harga kisaran Rp45.000-50.000.

"Pengamatan di lapangan ditemukan adanya serangan OPT seperti thrips dan antraknosa pada tanaman cabai. Pengendalian langsung dilakukan melalui kuratif sekaligus preventif bagi pertanaman yang masih eksisting di lapangan," tuturnya. (MARINI/Y)