PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi mendorong masyarakat agar dapat mengimplementasikan falsafah Huma Betang dalam upaya untuk terus menjaga kerukunan.

Siswandi mengatakan falsafah Huma Betang memiliki keterkaitan dengan nilai-nilai keadaban kewarganegaraan yaitu gotong royong, kebersamaan, toleransi, rukun serta hidup berdampingan.

"Kita harus dapat mengimplementasikan falsafah Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari, pahami nilai-nilai yang terkandung didalamnya agar kita bisa selalu hidup rukun di provinsi ini," ucapnya, Selasa, 26 Desember 2023.

Ia menuturkan, di Kalteng pada umumnya terdapat berbagai macam suku, agama maupun adat-istiadat yang berbeda-beda, namun itu bukan menjadi pengahlang bagi semua untuk hidup rukun dan selalu dalam kebersamaan.

"Falsafah Huma Betang itu sama halnya dengan Bhineka Tunggal Ika, meskipun kita berbeda namun harus tetap satu. Terlebih selama ini kedidupan di Kalteng sudah sangat baik dan tingkat toleransi masih tinggi," ujarnya.

Dirinya berharap, semua masyarakat yang tingggal di provinsi ini baik itu lokal maupun pendatang supaya dapat mengimplementasikan falsafah Huma Betang dalam kehidupan, sehingga persatuan, kesatuan dan kebersamaan tetap terjalin dengan baik.

"Sejatinya kita ini tetap satu bangsa, jangan sampai ada perpecahan terlebih lagi pada tahun politik seperti sekarang jangan sampai membuat kita pecah meski berbeda pilihan tetaplah dalam kebersamaan, dan kita harus bisa menjaga kerukunan itu," tutupnya. (DONNY D/R)