BORNEONEWS, Palangka Raya - Hutan lestari, masyarakat sejahtera. Itulah slogan yang selalu ditanamkan oleh Kelompok Tani Hutan Komunitas Karya Masoraian atau KTH HKm di Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah.
"Hutan yang dulunya habis terbakar, sekarang mulai ditumbuhi tanaman hutan endemik. Ini berkat komitmen dari para petani hutan untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di hutan mereka," kata Chief Sustainability Officer PT Sawit Sumbermas Sarana atau SSMS Tbk, Henky Satrio W dalam keterangan resminya pada Kamis, 28 Desember 2023.
Melalui program kemitraan dalam penjagaan hutan bersama PT Mirza Pratama Putra atau MPP sebagai unit bisnis dari PT SSMS Group ini para petani hutan diberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengidentifikasi potensi sosial dan ekonomi termasuk keanekaragaman hayati di area Hkm.
"Hal ini bertujuan mengetahui nilai manfaat keberadaan Hkm," tutur Henky Satrio W lagi. Henky menyampaikan bahwa pada tanggal 18-21 Desember 2023 pihaknya telah dilakukan survei dan pengumpulan data di area Hkm Masoraian.
"Dalam kegiatan tersebut turut hadir tim Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH Kotawaringin Barat, Pengurus KTH HKm Komunitas Karya Masoraian, Tim Patroli KTH HKm Komunitas Karya Masoraian, dan tim SSMS Group," jelasnya.
Henky menjelaskan, pengumpulan data keanekaragaman hayati ini merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan KTH dalam pengumpulan data potensi di area HKm.
"Sebelumnya juga sudah dilakukan survei satwa liar yang dirangkai dalam Patroli Perlindungan dan Pengamanan KTH HKm Komunitas Karya Masoraian," jelasnya.(TESTI PRISCILLA/R)









