PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sering terjadinya konflik yang melibatkan masyarakat dengan perusahaan dalam hal penuntutan hak di wilayah Kalteng selama ini menuai keprihatinan.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Ferry Khaidir mengatakan agar konflik tidak terus terulang setiap persoalan harus dapat diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat, jangan sampai ada kekerasan.

"Konflik hanya akan dapat merugikan bagi semua, jadi itu tidak perlu terjadi. Dalam penyelesaian masalah kedepankan musyawarah dan mufakat dengan melibatkan pihak terkait," ucapnya, Jumat, 29 Desember 2023.

Keterlibatan pihak-pihak terkait sangat penting dalam setiap penyelesaian masalah yang melibatkan masyarakat dan perusahaan, baik itu pemerintah, aparat penegak hukum dan tokoh-tokoh masyarakat.

Selain itu, pihak perusahaan juga harus dapat lebih memperkuat komitmen dalam merealisasi hak masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku guna menciptakan situasi aman dan damai dalam suatu daerah.

"Perusahan dan masyarakat harus bisa menjadi mitra untuk meminimalisir konflik, apa yang sudah menjadi kewajiban supaya direalisasi. Karena investasi itu harus saling menguntungkan," pungkasnya. (DONNY D/R)