PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng, Eddy Karusman mengingatkan peran penting Nasional Paralympic Committee Indonesia (NPCI) sebagai organisasi keolahragaan penyandang disabilitas.

“NPCI adalah satu-satunya wadah keolahragaan penyandang disabilitas Indonesia yang berwenang mengkoordinasikan dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga prestasi penyandang disabilitas,” ungkap Eddy saat mewakili Sekda Kalteng dalam Rakerprov NPCI Kalteng di Palangka Raya, Jumat, 29 Desember 2023.

Ia mengungkapkan, organisasi ini menggalang dan menjalin persatuan dan kesatuan antarinsan olahraga penyandang disabilitas di Indonesia.

Kemudian, meningkatkan prestasi olahraga difabel di Indonesia, memberi perlindungan kepada anggota dan atlet penyandang disabilitas.

“Serta pembinaan kesejahteraan, keadilan dan atau kehormatan olahraga difabel,” ungkap Eddy.

--page

Sebagai informasi, organisasi ini didirikan di Surakarta tanggal 31 Oktober 1962 yang pertama kali bernama Yayasan Pembina Olahraga Cacat (YPOC) dan terus ada serta berlangsung untuk waktu yang tidak terbatas.

Berdasarkan atas saran Pengurus KONI Pusat, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Menteri Sosial RI dan pihak-pihak terkait, maka YPOC perlu ditingkatkan kedudukannya menjadi Organisasi Payung Olahraga Cacat Indonesia dengan terlebih dahulu mengubah status Yayasan menjadi organisasi sosial kemasyarakatan.

Dalam Musyawarah Olahraga Nasional YPOC ke VII tanggal 31 Oktober sampai dengan 1 November 1993 di Yogyakarta, wadah tersebut kemudian ditetapkan dengan nama baru yaitu Badan Pembina Olahraga Cacat Indonesia (BPOC) sebagai kelanjutan dari YPOC.

Kemudian pada Musyawarah Olahraga Nasional (Musornas) X BPOC tanggal 18 – 20 November 2008 di Surakarta, atas saran Menteri Pemuda dan Olahraga RI serta mengikuti aturan lembaga-lembaga Paralympic Regional dan Internasional, maka BPOC perlu ditingkatkan eksistensi dan kedudukannya bahwa BPOC tingkat pusat merupakan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) sehingga disebut BPOC dan atau NPCI Indonesia.

 Berikutnya, dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa tanggal 28 Juli 2010 di Surakarta, dilakukan perubahan nama dari BPOC yang dulunya YPOC berubah nama menjadi NPCI of Indonesia, karena mengikuti regulasi Internasional, tidak diperkenankan menggunakan istilah cacat. (HERMAWAN DP/Y)