BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah mengungkapkan bahwa ada lima perilaku pengemudi yang menjadi penyebab utama kecelakaan di wilayah Kalteng tahun 2023.
Dalam laporan terbaru, perilaku berkendara ceroboh terhadap lalu lintas dari depan menjadi yang paling dominan. Tercatat ada 296 pengemudi baik mobil maupun motor yang berperilaku ceroboh terhadap lalu lintas dari depan.
Kapolda Kalteng Irjen Djoko Poerwanto menyampaikan data yang dihimpun membuktikan bahwa perilaku ceroboh terhadap lalu lintas dari depan menjadi pemicu utama kecelakaan.
Tidak hanya itu, perilaku lain yang turut menyumbang tingginya angka kecelakaan antara lain kecepatan tinggi yang diikuti oleh 186 pengemudi, serta kegagalan menjaga jarak aman yang melibatkan 177 pengemudi.
Tak kalah berpotensi menyebabkan kecelakaan adalah perilaku ceroboh saat belok, dengan 130 pengemudi tercatat melakukan tindakan tersebut.
Selain itu, tidak menjaga aturan lajur dan ceroboh saat menyalip juga menjadi faktor signifikan dengan masing-masing melibatkan 94 dan 59 pengemudi.
"Saya menekankan bahwa kesadaran akan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci untuk mengurangi angka kecelakaan di wilayah Kalteng, dalam menghadapi masalah ini, kami akan terus mengintensifkan sosialisasi, pendidikan, dan penegakan hukum terkait keselamatan berlalu lintas," pungkasnya. (PATHUR/R)









