BORNEONEWS, Palangka Raya – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng mengklaim telah melaksanakan kegiatan edukasi dan literasi keuangan sebanyak 68 kegiatan per November 2023.
Kepala OJK Kalteng, Otto Fitriandy menyampaikan kegiatan edukasi dan literasi diberikan ke seluruh lapisan masyarakat baik kepada Pelaku UMKM, Karang Taruna, mahasiswa, dan masyarakat.
“Selain itu, OJK Kalteng juga bekerjasama dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Provinsi Kalimantan Tengah (Gekrafs),” tutur Otto dalam keterangannya, Sabtu, 30 Desember 2023.
Ia mengatakan kerjasama tersebut untuk melaksanakan edukasi keuangan mengenai waspada investasi dan pinjaman online ilegal.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama pelaku UMKM yang dilaksanakan di Kedai Itah, Desa Sukamulya, Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya.
Otto menuturkan OJK Kalteng juga menerima 72 layanan konsumen secara walk-in yang terdiri dari 57 pengaduan dan sisanya 15 layanan informasi.
--page
Pengaduan tersebut telah terselesaikan secara langsung pada saat konsumen melakukan konsultasi. Konsultasi dan pengaduan konsumen didominasi permasalahan terkait kendala mengenai SLIK, kredit pada perusahaan pembiayaan serta pinjaman online. (HERMAWAN DP/R)









