PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya revitalisasi bahasa daerah di Provinsi Kalimantan Tengah salah satunya dilakukan kepada bahasa daerah Ot Danum yang telah dua tahun belakangan dilaksanakan.

"Sebagai satu di antara bahasa-bahasa daerah lain yang sedang direvitalisasi, bahasa Ot Danum menjadi bahasa yang sudah dua tahun berturut-turut digalakkan untuk dilestarikan," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalteng, Muhammad Muis pada Sabtu, 30 Desember 2023.

Festival Tunas Bahasa Ibu yang telah digelar pada 2023 ini menurutnya memberikan satu gambaran yang cukup mengesankan tentang keberadaan bahasa-bahasa ibu atau bahasa daerah yang ada di Kalimantan Tengah.

"Khususnya bahasa-bahasa yang sedang direvitalisasi. Itu menggambarkan keberagaman bahasa daerah di Kalteng ini," tutur Muis.

Berbagai upaya pelestarian dilakukan, lanjut Muis, dimulai dengan memberikan pelatihan terhadap calon-calon guru utama, pengajaran atau pengimbasan terhadap peserta didik di kelas, hingga pelaksanaan festival.

--page

"Yang unik adalah, bahasa Ot Danum menjadi bahasa yang secara khusus hanya dituturkan oleh masyarakat di Kabupaten Gunung Mas," bebernya.

Tidak seperti bahasa Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, maupun bahasa Dayak lainnya yang penuturnya ada di berbagai kawasan Kalteng, bahasa Ot Danum hanya dituturkan secara khusus di Gunung Mas. (TESTI PRISCILLA/H)