BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Palangka Raya, Endrawati, menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota tersebut untuk menjaga netralitas selama proses pemilihan umum (pemilu) berlangsung.
Menurut Endrawati, hasil patroli yang dilakukan melalui media sosial (Medsos) hingga saat ini belum menemukan adanya akun Medsos ASN yang terindikasi melakukan posting atau terlibat dalam politik praktis.
"ASN harus memastikan bahwa keterlibatan dalam politik praktis dapat mengancam netralitas mereka selama proses pemilu. Kami belum menemukan bukti keterlibatan ASN dalam aktivitas politik melalui media sosial," ungkapnya Selasa, 2 Januari 2024.
Netralitas ASN selama pemilu merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik dan adil.
Bawaslu Palangka Raya menekankan bahwa ASN sebagai bagian dari pilar negara harus menjaga independensi dan netralitasnya serta tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis.
Bawaslu Palangka Raya memperingatkan bahwa jika ada ASN yang terbukti terlibat dalam politik praktis, mereka akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
--page
"Kami akan mengambil tindakan sesuai dengan aturan yang ada jika terdapat bukti keterlibatan ASN dalam politik praktis. Hal ini demi menjaga netralitas dalam proses demokrasi," pungkasnya. (PATHUR/R)









