PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi mengungkapkan rencana dan program yang akan dilaksanakan selama masa jabatannya.

Ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah mengoptimalkan mitigasi bencana banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda wilayah Palangka Raya.

"Banjir dan karhutla adalah dua bencana yang paling sering terjadi di Palangka Raya. Kedua bencana ini tidak hanya merugikan secara materiil, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, kami akan meningkatkan upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanggulangan bencana banjir dan karhutla," katanya, Rabu, 3 Januari 2023.

Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh BPBD adalah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi dan mengurangi risiko bencana.

Hendrikus mengatakan, masyarakat harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk mengantisipasi bencana, baik sebelum, saat, maupun sesudah terjadi.

--page


"Kami akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti pemerintah daerah, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, media massa, dan akademisi untuk menyampaikan informasi dan edukasi tentang bencana," ujarnya.

BPBD juga akan melibatkan masyarakat dalam kegiatan simulasi, latihan dan drill bencana, agar mereka lebih siap dan tanggap.

Hendrikus berharap, dengan adanya langkah-langkah antisipasi bencana yang dilakukan masyarakat dapat terhindar dari dampak buruk bencana.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati, serta mengikuti arahan dan imbauan dari pihak berwenang. (HENDRI/Y)