SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) setempat menjaga Pemilu 2024 dari potensi politik identitas.

"Mari kita kawal pemilihan umum ini dari potensi penggunaan politik identitas, terutama identitas keagamaan," kata Halikinnor saat peringatan Hari Amal Bakti ke-78 di Halaman Kantor Kemenag Kotim, Jalan Ir Soekarno Km 0,6 Sampit, Rabu, 3 Januari 2024.

Pemilu adalah satu hal yang lumrah dan merupakan agenda seluruh masyarakat sebagai warga negara. Dia mengajak ASN Kementerian Agama, menjaga netralitas sesuai dengan ketentuan perundangan.

ASN Kemenag Kotim harus membantu menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat. Pihaknya meminta Kemenag Kotim mengkampanyekan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan politik identitas.

"Karena madharat-nya sangat besar dan dapat berujung pada disintegrasi bangsa. Jadikan pemilihan umum sebagai agenda yang penuh riang gembira dan suka cita," tandasnya.

--page

Adapun netralitas ASN termuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PP Disiplin PNS). Pada Pasal 5 huruf n PP Disiplin PNS menyatakan bahwa PNS dilarang memberikan dukungan kepada calon Presiden/Wakil Presiden, calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat, calon anggota Dewan Perwakilan Daerah, atau calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. (DEWI PATMALASARI/H)