BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Terkait penemuan mayat di rawa yang berada di lokasi perusahaan sawit Astra GSYM, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Rabu, Januari 2023 pukul 11.29 WIB, saat ini, masih didalami oleh kepolisian.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman melalui Kapolsek Arut Utara Ipda Edi Haryanto, Kamis, 4 Januari 2024 mengatakan, penemuan mayat tersebut benar adanya dan telah dilakukan visum Et Refertum di RSUD Sutan Imanudin Pangkalan Bun. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di dalam tubuh korban.
"Mayat yang ditemukan di sebuah rawa lokasi perusahaan Astra tersebut telah kami lakukan visum di RSSI Pangkalan Bun dan dari keterangan dokter, tidak ada ditemukan kekerasan pada tubuh korban," jelas Edi Haryanto
Kapolsek melanjutkan, dari keterangan yang dikumpulkan di sekitar TKP, diperkirakan korban kecapekan dan lemas saat berenang, dimana korban sebelumnya diduga melakukan pelarian akibat kejaran sekuriti Astra dari pencurian buah sawit pada tanggal 01 Januari 2024.
"Diduga korban saat itu melarikan diri dengan cara melompat ke sebuah rawa atau parit besar, sementara rekan-rekan lainnya tertangkap dan saat ini sedang diproses dalam kasus pencurian oleh Polsek Aruta," jelas Kapolsek.
--page
Kapolsek menjelaskan, dari keterangan pihak sekuriti pada hari, dipergoki aksi pencurian buah sawit pada tanggal 1 Januari 2024, korban bersama tiga orang lainnya dan waktu itu sempat berteduh.
"Kemudian dua orang mengambil sisa yang sudah dipanen, namun korban bersama satu orang lainnya masih istrahat di pohon sawit. Kemudian, security melakukan patroli dan memergoki korban dan teman satunya. Korban melarikan diri dan melompat ke sebuah rawa parit besar. Sementara teman satunya tidak bisa berenang, sehingga tertangkap," jelas Kapolsek.
Walau demikian, lanjut Kapolsek, pihaknya masih melakukan pendalaman kasus penemuan mayat dan juga kasus pencurian buah sawit yang menyertainya.
"Pada hari penemuan mayat tanpa identitas tersebut, sekitar pukul 15.30 WIB, kami mendatangi lokasi TKP didampingi pihak perusahaan. Selanjutnya, mayat yang ditemukan yang tidak memiliki identitas tersebut dibawa ke RSUD Sutan Imanudin Pangkalan Bun untuk divisum," demikian kata Kapolsek. (WAHYU KRIDA/Y)









