PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid meminta kepada seluruh perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah Kalteng ini supaya dapat menunaikan kewajiban untuk menciptakan investasi yang sehat.

Ada banyak kewajiban yang harus ditunaikan oleh PBS diantaranya seperti turut serta dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat, menyalurkan plasma sebesar 20 persen, corporate social responsibility (CSR) dan lain sebagainya.

"Selain menciptakan investasi yang sehat, dengan menunaikan kewajiban maka juga akan dapat menciptakan investasi yang kondusif, sebab konflik akan terjadi ketika kewajiban itu tidak dipenuhi karena masyarakat menuntut hak mereka," katanya, Kamis, 4 Januari 2024.

Ia mengakui bahwa, pihaknya sangat prihatin melihat apa yang kerap terjadi selama ini khususnya di Kalteng yakni adanya konflik antara perusahaan dan masyarakat yang menuntut haknya, sehingga hal ini harus bisa menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, untuk mengindari atau meminimalisir terjadinya konflik perusahaan harus dapat senantiasa memperkuat komitmen dalam menunaikan kewajiban, sebab investasi itu harus saling menguntungkan bukan malah sebaliknya.

--page

"Kita ingin perusahaan itu taat dalam aturan dan menunaikan kewajiban dengan memberikan apa yang menjadi hak masyarakat, dengan begitu maka akan tercipta investasi yang sehat dan kondusif jauh dari persoalan negatif apapun," imbuhnya. (DONNY D/H)