PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Barat (Kobar), per 31 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024, tercatat sebanyak 9 pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengandalian Penyakit Dinkes Kobar  Jhonferi Sidabalok mengatakan, dari data tersebut pasien terbanyak berasal dari Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel).

"Dari data Puskesmas Madurejo terdapat 5 pasien DBD. Kemudian Puskesmas Mendawai,  Kumai, Sungai Rangit, Pangkalan Lada masing-masing 1 pasien," jelas Jhonferi Sidabalok.

Jhonferi Sidabalok menjelaskan, untuk penanganan DBD di masing-masing wilayah tugas puskesmas tersebut sudah intensif dilakukan.

"Cara paling efektif  pencegahan berkembangnya DBD adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Untuk itulah kami sudah mengadvokasi camat untuk membuat edaran dan melakukan penggerakan masyarakat untuk melakukan PSN," jelas Jhonferi  Sidabalok.

--page

Menurut Jhonferi Sidabalok walaupun sudah banyak yang melaksanakan PSN, namun hal tersebut tetap masih dianggap belum maksimal.

"Karena masih ada saja beberapa warga yang masih belum memiliki kesadaran untuk melakukan PSN. Sehingga kesadaran tersebut muncul bila ada anggota keluarganya yang menderita DBD," jelas Jhonferi Sidabalok.

Untuk itulah, lanjut Jhonferi Sidabalok, pihaknya berharap peran aktif masyarakat untuk selalu melaksanakan PSN selama 4 siklus untuk memutus rantai penularan.

"Hal ini selalu kami sampaikan ke masyarakat melalui puskesmas, kecamatan dan kelurahan bahkan tingkat RT. Dinkes Kobar dan puskesmas selalu siap dengan pemberian larvasida serta mendampingi serta memberikan penyuluhan melalui promosi kesehatan dan penanggulangan bila ada muncul peningkatan kasus," jelas Jhonferi Sidabalok. (WAHYU KRIDA/H)