BORNEONEWS, Palangka Raya - Tenaga pendidik Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 5 Kota Palangka Raya turut hadir dalam upacara peringatan Hari Amal Bhakti atau HAB Kementerian Agama ke-78 di halaman IAHN Tampung Penyang pada Rabu, 3 Januari 2024. Hal ini disampaikan Kepala MIN 5 Kota Palangka Raya Muhamad Asran Dirun dalam keterangan resminya, Kamis, 4 Januari 2023.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Staf Ahli Gubernur Kalteng, Suhaemi yang membacakan pidato Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.
Dalam pidatonya, Gusmen biasa dipanggil mengingatkan tugas seorang insan kemenag. Pertama, menjaga harmoni kehidupan beragama. Kedua, bekerja keras untuk mewujudkan layanan yang sebaik-baiknya kepada umat.
"Jadikan pelayanan umat sebagai panggilan hati, bukan sekadar kewajiban birokrasi agar benar-benar bersama umat, menuju Indonesia yang hebat," ucap Yaqut dalam pidatonya.
Lebih lanjut Gusmen berharap setiap insan di kementerian agama memiliki spirit ganda yakni meningkatnya semangat pengabdian dan perjuangan.
"Sebagai institusi yang mengayomi, kementerian agama memiliki tanggung jawab menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama, pendidikan keagamaan dan pembinaan di masyarakat," kata Suhaemi.
Dalam suasana penuh khidmat dan semangat bakti, Kepala Madrasah dan dewan guru MIN 5 Kota Palangka Raya ikut berbaur di lapangan IAHN Palangka Raya bersama guru madrasah se Kota Palangka Raya, pegawai Kanwil Kemenag, pegawai Kemenag Palangka Raya, IAIN Palangka Raya, IAHN Palangka Raya, STAKN Palangka Raya, penyuluh agama, mahasiswa dan siswa madrasah.
--page
Kehadiran Kepala dan guru madrasah se Kota Palangka Raya tersebut menjadi bukti komitmen mereka terhadap pengembangan pendidikan di Kota Palangka Raya.
Mereka turut menyuarakan semangat untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan mendukung visi misi Kementerian Agama.
Upacara ini tidak hanya menjadi momen refleksi atas peran penting kementerian agama dalam memajukan pendidikan di Indonesia, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali persaudaraan antar lembaga pendidikan.
Semangat gotong-royong dan solidaritas yang tercipta di acara ini diharapkan dapat terus membawa kemajuan bagi Kota Palangka dan sekitarnya. (TESTI PRISCILLA/H)









