BRASILIA –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Satpol PP Kabupaten Barito Timur, Pemdes Haringen dan Relawan Sulung Rescue menindaklanjuti informasi dari masyarakat melalui Grup Facebook Barito Timur Membangun tentang arus air pada mulut gorong-gorong yang membahayakan anak-anak di Pemandian Talawei Desa Haringen.

Informasi yang disampaikan lewat media sosial itu menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir sudah 8 anak terseret arus air yang masuk ke gorong-gorong namun berhasil diselamatkan.

"Tadi kami ke lokasi untuk menindaklanjuti informasi tersebut, di sana sudah ada pemerintah desa dan warga memasang pengaman dengan menancapkan kayu pada mulut gorong-gorong sehingga anak-anak yang mandi tidak tersedot masuk ke dalam gorong-gorong," ungkap Kasatpol PP Ristanto Pratomo, Kamis, 4 Januari 2024.

Meski telah dipasang pengaman kayu pada mulut gorong-gorong, namun Ristanto menilai sepenuhnya aman bagi anak-anak terutama mereka yang tidak dalam pengawasan orang dewasa.

"Sekalipun orangnya tertahan di situ tapi arusnya kan tetap menyedot, jadi nanti kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa supaya dibutuhkan pagar sekitar 2 meter persegi di depan mulut gorong-gorong," katanya.

--page

Kasatpol PP juga mengimbau masyarakat agar tetap mendampingi dan mengawasi anak yang ingin mandi di Pemandian Talawei sehingga jika terbawa arus dapat segera ditolong.

Dihubungi terpisah Kades Haringen membenarkan bahwa pihak sudah memasang pengaman agar anak-anak yang mandi tidak tersedot arus air ke dalam gorong-gorong.

"Sudah dibuatkan pagar menutup lobang gorong-gorong, ini kali ketiga dibuatkan pagar, mudahan-mudahan masyarakat mengerti dan tidak lagi merusak pengalaman itu demi keamanan yang mandi di situ terutama anak kecil yang belum bisa berenang. Mohon masyarakat yang ingin mandi di Sei Talawei sama-sama menjaga keselamatan apalagi airnya saat ini dalam," katanya.

Tidak ketinggalan Relawan Sulung Rescue juga memasangi lokasi tersebut dengan garis pembatas (sejenis police line) agar pengunjung pemandian lebih berhati-hati.

"Tadi kami pasang tali sejenis police line di pinggir jalan biar warga lebih hati-hati," ungkap Carter dari Sulung Rescue. (BOLE MALO/j)