BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Lahan desa yang barada di belakang lapangan badminton Desa Budi Mufakat, selain digunakan untuk budi daya madu kelulut, juga ada sejumlah kolam ikan.
Dua kolam telah diisi pihaknya dengan bibit ikan patin. Sedangkan, lainnya masih berupa kolam kosong tanpa ikan.
Karenanya, Kepala Desa Budi Mufakat, Hendy Murdiono mengharapkan adanya bantuan bibit ikan dari Dinas Perikanan Kapuas untuk mengisi kolam yang telah disediakan ini.
"Karena ketersediaan lahan ini mubazir bila tidak dimanfaatkan. Maka dari kita berharap dan akan mengajukan permohonan," katanya, Jumat, 5 Januari 2024.
Kasi Pemerintahan Kantor Desa Budi Mufakat, Heri Saputra juga menambahkan bahwa ketersediaan lahan ini sangat potensial. Terbukti dengan jenis ikan patin yang dikembang biakan cukup bagus perkembangannya.
--page
"Kondisi airnya yang bagus. Tinggal menunggu bantuan bibit ikan saja lagi, semoga ada dinas terkait maupun pihak lain yang bisa mempergunakan lahan ini," harapnya.
Sementara, Camat Bataguh Syuryadin menyambut baik akan adanya kolam ikan ini untuk memancing meningkatkan ketahanan pangan.
"Dari segi pengembangan hasil dari ikan maupun madu kelulut serta potensi lainnya ini perlu terus kita dukung," ucap Camat. (DODI/Y)









