BORNEONEWS, Palangka Raya - Penjabat Bupati Kotawaringin Barat, Budi Santosa menginstruksikan pimpinan perangkat daerahnya semakin memperketat pengawasan terhadap aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun politik atau Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.
"Pimpinan perangkat daerah, untuk proaktif melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pada unit kerjanya masing-masing," kata Budi, Jumat 5 Januari 2024.
Dia mengatakan 2024 merupakan tahun politik. Perangkat daerah pun diberikan tanggung jawab penggunaan anggaran dalam pelaksanaan pesta demokrasi.
Selain itu ASN sebagai bagian dari aparatur pelayanan publik tidak boleh terlibat dalam politik praktis sehingga harus terus menjunjung tinggi profesionalitas kerja dan netralitas.
Dia pun meminta inspektorat dan pimpinan perangkat daerah untuk selalu memberikan laporan berkala dan berkelanjutan terkait pengawasan aktivitas ASN dan pelaksanaan program kerja.
"Laksanakan setiap kegiatan dan tugas sesuai ketentuan dan jadwal yang di tetapkan, guna mendukung sukses dan berkualitasnya pesta demokrasi di Kobar. Setiap pelanggaran yang terbukti akan kami lakukan tindakan tegas sesuai ketentuan," kata Budi.
Budi juga meminta kepada pimpinan perangkat daerah, untuk proaktif melakukan pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan pada unit kerjanya masing-masing. Hal itu, agar tetap konsisten dalam perencanaan pelaksanaan serta penyerapan anggaran dan kegiatan selesai pada waktu yang ditetapkan. Pengguna anggaran sebagai penjabat pembuat komitmen, juga harus patuh terhadap aturan, mencermati memahami kegiatan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
"Melakukan konsultasi, koordinasi, dan komunikasi secara intens baik secara internal maupun eksternal, sehingga kegiatan di tahun 2024 dapat berjalan dengan baik dan lancar," kata Budi.
Pj Bupati Kobar itu pun mengajak, agar dalam melaksanakan tugas dan kerja tentunya saling membutuhkan satu dengan yang lain, dirinya mengajak tingkatkan kerjasama untuk membangun Kabupaten Kobar semakin maju.
"Mari bekerja sama membangun Kabupaten Kotawaringin Barat yang lebih baik kedepannya," katanya.
--page
Budi menambahkan, dirinya juga meminta kepada para aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintahan Kotawaringin Barat, untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Siap melayani dan berkinerja, jauhi sikap sombong dan acuh tak acuh terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, karena hal itu dapat berdampak pada rendahnya realisasi kinerja perangkat daerah. Terutama, terhadap target target pembangunan dalam rencana pembangunan jangka menengah kita," katanya.
ANTARA









