BORNEONEWS, Palangka Raya - Komandan Korem 102 Panju Panjung Brigjen TNI Iwan Rosandriyanto saat melakukan kunjungan kerja ke Kodim 1014 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah(Kalteng) menekankan personel TNI wajib netral pada pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024.
"Saya mengajak seluruh prajurit dan PNS untuk tetap menjalankan aktivitas dengan semangat dan gembira, serta berfokus pada tugas pokok masing-masing, meskipun situasi politik dan perkembangan Pemilu menjadi perbincangan di media sosial," kata Iwan di Pangkalan Bun, Jumat, 5 Januari 2024.
Dia juga menuturkan, TNI harus netral dalam Pemilu sesuai petunjuk Panglima TNI sebagaimana peraturan yang telah ada selama ini.
Bahkan Jenderal TNI berpangkat bintang satu itu juga berpesan, agar TNI di Kalteng melaksanakan tugasnya sesuai pokoknya masing-masing. Kemudian itu juga menjalankan tugasnya dengan ikhlas, jangan ada keluhan dan rasa keterpaksaan.
"Untuk kegiatan dan program ke depan segera direncanakan dengan baik dan dibuat laporannya dengan jelas," kata Danrem.
--page
Selain menyinggung tentang netralitas TNI dalam konteks politik, orang nomor satu di Makorem 102/Pjg tersebut juga mengingatkan bahwa pentingnya kewaspadaan dan kepekaan terhadap situasi dan lingkungan tentang kejahatan dan kriminalitas yang semakin merajalela.
Ia mengimbau, agar seluruh anggota TNI waspada serta menghindari perilaku yang arogan. Pengawasan terhadap keluarga juga diingatkan, khususnya untuk mencegah anak-anak terjerumus dalam perilaku negatif seperti minuman keras dan narkoba.
"Saya sangat yakin anggota kita tidak melakukan hal-hal tersebut, buktinya tidak ada personel kita yang melakukan pelanggaran baik itu disiplin serta melakukan politik praktis dan sebagainya," demikian Iwan.
Dirinya berharap hal-hal negatif tidak menimpa personelnya selama dirinya menjabat sebagai Danrem dan saat pesta demokrasi sedang berlangsung.
ANTARA









