BORNEONEWS, Palangka Raya - Bambang Purwanto sebagai calon bupati petahana (incumbent), tak membuat Partai Nasional Demokrat (Nasdem) silau begitu saja. Bambang ditolak Partai Nasdem saat mendaftar sebagai calon Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) 2017.
Pihak Nasdem mengatakan, penolakan itu lantaran mantan wakil bupati, yang menggantikan Ujang Iskandar sebagai bupati itu, karena berkas pendaftarannya terlambat masuk. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Kalteng, Faridawaty Darlan Atjeh mengatakan, hanya dua bakal calon, yang mengikuti tahap assessment DPW Nasdem Kalteng.
“Hanya dua yang ikuti assesment di DPW, meskipun dari Kobar ada tujuh calon yang resmi mendaftar ke kita. Namun demikian, tetap dibawa (nama itu) ke DPP Nasdem kok. Tapi Bambang Purwanto (bupati sekarang) telat menyampaikan berkasnya ke kita, sudah terlanjur pendaftaran ditutup,” ujar Faridawati, saat memberikan sambutan di Rakorwil VII Partai Nasdem di Hotel Neo Palma, Palangka Raya, Sabtu (7/5/2016) sore.
Pada acara rakor yang mengusung tema ‘Persiapan Pemantapan Pilkada 2017 dan Persiapan Verifikasi Parpol Peserta Pileg 2019’ itu, Farida juga menyebut dua nama yang ikut assessment adalah Mulyani Titik Prihatin dan Yustina Ismiati.
Titik merupakan istri dari Kemal Nashery, mantan Sekretaris DPD Partai Nasdem Kobar. Sedangkan Yustina adalah istri mantan Bupati Kobar, Ujang Iskandar. Uniknya, Yustina adalah anggota DPRD Kalteng dari Partai Gerindra.
Selain Kobar, Nasdem Kalteng juga mulai mengelus jagonya yang akan bertarung di Pilkada Barito Selatan (Barsel). Farida menyebut sampai detik akhir pendaftaran, ada dua kandidat yang bersaing yakni Eddy Raya Syamsuri yang juga pernah mencalon di Barsel dan Farid Yusran, bupati incumbent saat ini. (Roziqin/B-10)



