PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekda Kalteng, Nuryakin mengakui  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng sedang melakukan pemetaan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Namun dalam penentuan jumlah formasi tersebut perlu mempertimbangkan kemampuan daerah dalam penggajihan.

“Angka kuota jumlah formasi ASN itu harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tuturnya di Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 9 Januari 2024.

Ia mengatakan dengan perekrutan ASN melalui seleksi CPNS dan PPPK kedepan tidak ada lagi pengeluaran dana untuk tenaga kontrak dan honorer.

“Kami akan mengumpulkan kembali seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melihat kebutuhan riil formasi yang ada,” tuturnya.

Nuryakin mengakui antara yang tersedia dengan kebutuhan formasi berbeda jauh, sehingga tidak mungkin semuanya terpenuhi.

--page

Sekda mengatakan, Kalteng membutuhkan 11.969 aparatur. Namun demikian, pendaftaran ASN yang dilakukan tidak bisa serentak untuk mencari 11.969 aparatur. (HERMAWAN DP/R)