BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kondisi hujan dan angin kencang yang terjadi dalam beberapa hari kedepan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) juga berpotensi menimbulkan peningkatan debit air di daerah sekitar wilayah perairan.
Kepala BMKG Kelas III Iskandar Pangkalan Bun, Nur Setiawan, Kamis, 11 Januari 2024 mengatakan berdasarkan data yang ada rata-rata kecepatan angin hingga hari ini berkisar 7 sd 14 knots atau 12 sd 25km/jam.
"Tinggi gelombang di perairan Selatan Kalimantan dalam kategori rendah yaitu 0.5 - 1.25 m. Namun perlu diwaspadai peningkatan tinggi gelombang saat terjadi hujan diatas perairan," jelas Nur Setiawan.
Nur Setiawan menjelaskan kondisi hujan dalam beberapa hari kedepan juga hampir merata di wilayah Kabupaten Kobar.
"Masyarakat yang khususnya tinggal di pinggiran sungai dan pesisir perlu meningkatkan kewaspadaan terjadinya peningkatan debit atau ketinggian air," jelas Nur Setiawan.
--page
Nur Setiawan mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam satu minggu ke depan.
"Masyarakat diharapkan agar tetap tenang dan waspada, berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah, memperbarui informasi cuaca pada website BMKG, aplikasi infoBMKG dan melalui media sosial," jelas Nur Setiawan.
Nur Setiawan juga mengingatkan pada semua pihak khususnya bagi masyarakat yang berdomisili di daerah bertopografi curam, bergunung, tebing atau rawan longsor.
"Lantaran bila terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat maupun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang terjadi terus-menerus kondisi longsor merupakan potensi bahaya yang sewaktu-waktu bisa terjadi," jelas Nur Setiawan. (WAHYU KRIDA/J)









