BORNEONEWS, Buntok - Satuan Lantas (Satlantas)  Kepolisian  Resort  (Polres)  Barito Selatan  (Barsel) berhasil  menghilangkan tradisi konvoi  di jalan raya  yang sering dilakukan anak pelajar usai menerima hasil  kelulusan  di wilayah hukumnya,  Sabtu (7/5/2016).

Sebelum detik-detik pembagian hasil kelulusan, sejumlah Polantas telah diturunkan langsung ke setiap SLTA  yang ada di Kota Buntok untuk memberikan imbauan, larangan konvoi dan corat-coret bagi pelajar usai menerima hasil kelulusan.

 “Untuk mengantisipasi tradisi dan tingkah pelajar yang biasanya arogan untuk  melakukan konvoi tersebut, kami langsung turun ke lapangan sembari bersosialisasi  terhadap aturan berlalu lintas yang benar,” kata Kapolres Barsel AKBP Sukron SIK melalui Kasatlantas AKP Asep Deni, baru-baru ini.

Asep menjelaskan, saat turun ke lapangan pihaknya melihat kesadaran siswa/siswi sudah cukup tinggi untuk menanggapi  aksi penertiban tersebut, sehingga aksi corat-coret dan konvoi sepeda motor itu bisa direda.

“Khususnya untuk wilayah kota Buntok, apabila masih ditemukan para pelajar mengendarai sepeda motor tidak sesuai dengan aturan yang diisyaratkan, tentu akan kami kenakan sanksi sesuai UU No 22 tahun 2009  tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” pungkasnya. (LAILY MANSYUR/m)