PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Rencananya, sekitar pertengahan Januari 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait antisipasi berbagai hal yang menyangkut pendistribusian logistik pemilu.

Ketua KPU Kobar Chaidir, Jumat, 13 Januari 2024 mengatakan, rapat tersebut diperkiraan digelar sekitar tanggal 16 atau 17 Januari 2024.

"Dalam rapat yang bakal diikuti oleh PPK, Camat, serta stakeholder terkait di antaranya PLN, akan dibahas antisipasi bila terjadinya kondisi bencana, di antaraya adalah banjir di TPS tempat logistik pemilu tersebut didistribusikan," jelas Chaidir.

Chaidir menuturkan, salah satu pembahasan dalam rakor tersebut terkait letak TPS yang telah ditentukan dan apa yang bakal dilakukan bila di lokasi TPS terjadi bencana.

"Bila misalnya di TPS tersebut terjadi bencana banjir, kira-kira apa yang bakal dilakukan, apakah harus dipindahkan ke lokasi lain dan sebagainya. Sehingga pelaksanaan pemilu bisa tetap berjalan lancar dalam kondisi apapun," jelas Chaidir.

--page

Terkait pendistribusian logistik pemilu, Chaidir berharap pada h-1 pencoblosan surat suara oleh pemilih, berbagai keperluan sudah tiba di TPS.

"Untuk pendistribusian, nantinya bakal dikawal anggota TNI dan Polri serta Satpol PP. Selain itu, anggota KPU Kobar juga mengiringi distribusi hingga tingkat kecamatan. Selanjutnya, pihak kecamatan yang akan mendistribusikan logistik  pemilu ini ke tingkat TPS," jelas Chaidir. (WAHYU KRIDA/Y)