BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah meminta kepada kontraktor untuk segera menyelesaikan pekerjaan jalan yang menghubungkan Kandui-Tongka-Montallat yang sudah terkait kontrak dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat.

“Saya meminta agar kontraktor pekerjaan di lapangan agar lebih maksimal dalam pengerjaan. Hal ini untuk memacu kegiatan, sebab jalan yang diperbaiki merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Di sana juga terdapat belasan perkampungan dimana jalan tersebut satu satunya akses ke ibu kota kabupaten,” kata Nadalsyah saat meninjau infrastrukur jalan dan jembatan di Kecamatan Gunung Timang, baru-baru ini.

Ia mengatakan, ada beberapa titik yang perlu ditangani, salah satunya jembatan di Desa Rerawa ambruk karena termakan usia, sementara warga sekitarnya memerlukan akses yang tidak bisa ditunda.

“Melalui Dinas Pekerjaan Umum dengan menggandeng perusahaan daerah melakukan penanganan secara darurat, namun untuk anggaran menggunakan dana yang ada. Jadi untuk penanganan timbunan jembatan nantinya menggunakan anggaran multy years. Mengenai volume nanti dihitung berapa anggaran yang dikeluarkan,” kata Bupati yang juga didampingi Kadis DPU H Fery Kusmiadi.

Ruas jalan sepanjang 25 kilometer Kandui-Tongka-Montallat Kecamatan Gunung Timang, kini pengerjaannya sedang dilakukan dengan menggunakan sistem multy years. Pekerjaan yang dimulai sejak 2014 kini hanya tunggu penyelesaian, sebab dikerkajaan hanya selama dua tahun sedangkan pembayaran selama empat kali anggaran atau sebelum setahun berakhirnya masa jabatan bupati.

Selain jembatan, jelas Nadalsyah, seluruh ruas jalan segera diselesaikan. Ini karena banyaknya desakan warga sekitar agar secepatnya ditangani. Oleh sebab itu dengan menggandeng perusahaan daerah bisa secepatnya dirampungkan.

Dengan sisa kontrak kurang lebih 220 hari target penyelesaian sebelum masa kontrak habis. “Jadi jangan dianggap perusahaan daerah mengambil alih kegiatan, tapi ini murni membantu warga dalam percepatan akses,” tukasnya. (RAMADANI/m)