PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) mengikuti upacara peringatan ke 78 Pertempuran 14 Januari 1946 di Kumai, yang berlangsung di dermaga Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Minggu, 14 Januari 2024.

Budi Santosa mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini memiliki arti penting sebagai bahan refleksi sekaligus menjadi motivasi untuk melanjutkan perjuangan membangun daerah, bangsa dan negara.

"Sebagai generasi penerus perjuangan kita jangan lupakan sejarah akan tetapi bisa diisi dengan memerangi kemiskinan, pengangguran, dan mari ciptakan lapangan kerja mandiri, serta hindari narkoba, miras dan hal-hal yang bisa merusak mental generasi. Mari kita lakukan perubahan untuk kemajuan Bumi Marunting Batu Aji sesuai harapan dan cita cita pejuang kita," tegas Budi Santosa.

Lanjutnya, Ia mengungkapkan bahwa pertempuran ini menjadi salah satu bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia, dalam mempertahankan kemerdekaannya dari penjajahan asing masa itu.

"Sebagai generasi penerus, kita jangan sampai melupakan  peristiwa bersejarah tersebut, dimana para pejuang kemerdekaan, mempertaruhkan segenap jiwa dan raganya, demi menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah dari para penjajah," tuturnya.

--page

Budi Santosa juga mengajak para pemuda, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta para pemangku kepentingan untuk saling berdiskusi membicarakan sejauh mana peranan masing-masing, dalam memajukan daerah.

"Semangat dan pengorbanan Panglima Utar dan para pahlawan lainnya tentu harus kita abadikan. Mari bersama-sama kita bersatu padu, saling tolong-menolong, kuatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan sehingga daerah yang kita cintai ini tetap aman, nyaman, kondusif dan harmonis," pungkasnya. (DANANG/J)