BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, HM Sriosako meminta pemerintah baik pusat maupun daerah untuk dapat lebih intensif melaksanakan program reboisasi hutan guna menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Keberlanjutan lingkungan terutama hutan, memiliki peran vital sebagai penyangga dan pelindung dari berbagai dampak bencana seperti banjir dan tanah longsor," katanya, Senin, 15 Januari 2024.
Dalam upaya menjalankan program reboisasi ini, tentu pemerintah juga perlu menggandeng sektor swasta dan seluruh elemen masyarakat di Bumi Tambun Bungai untuk turut serta.
Ia menekankan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, terutama perusahaan, sangat penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Salah satu langkah yang bisa diambil yaitu melalui kegiatan reklamasi atau reboisasi hutan dan lahan yang telah gundul.
"Sinergi di antara semua pihak sangat penting agar tujuan ini dapat tercapai dan berjalan dengan baik," ucapnya.
--page
Politisi Partai Demokrat Kalteng ini juga menyoroti peran PBS dalam menjaga lingkungan. PBS diharapkan dapat mematuhi aturan terkait pengelolaan limbah dan berkomitmen untuk mereklamasi atau mereboisasi lahan bekas operasional yang tidak digunakan lagi.
Selain itu, pemerintah pusat dan daerah di Kalteng harus lebih serius dan optimal dalam melakukan pengawasan terhadap PBS dalam mengelola limbah dan melaksanakan reboisasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Perusahaan harus bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah dan dilarang membuangnya secara sembarangan. Begitu pula dengan lahan bekas operasional harus direboisasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan," tukasnya. (DONNY D/j)









