BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Sosial Pulang Pisau, Eknamensi Tawun mengatakan bahwa keberadaaan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di wilayah perkotaan diduga sengaja diterlantarkan begitu saja yang dibawa dari wilayah luar Pulang Pisau.
"Kalau di tempat kita, ODGJ memang tidak ada kenaikan yang signifikan," ucapnya, Senin, 15 Januari 2024.
Ia menjelaskan, melihat masih adanya ODGJ yang berkeliaran, tentu sudah semestinya harus mendapatkan tindakan lebih lanjut agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Penanganan pertama yang harus dilakukan oleh pihak satuan Polisi Pamong Praja, jika menemukan ODGJ di jalanan saat melakukan patroli, serahkan ke rumah sakit jiwa," jelasnya.
Ia menambahkan, dalam hal ini, kerja sama dari berbagai pihak sangat diperlukan seperti melakukan Koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Pol PP dan RSJ Kalawa Atei serta pihak terkait lainnya. Ini supaya tidak ada lagi ODGJ yang terlantar.
--page
"Selama ini kami selalu intens melakukan pendampingan pasca atau setelah pasien selesai menjalani rehabilitasi dan pengobatan dari Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei," tutupnya. (M PRADILA KANDI/Y)









