PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kobar, berhasil meraih lima penghargaan dari tingkat Provinsi hingga Nasional pada 2023 lalu.

Disampaikan oleh Kepala Dinas P3AP2KB Kobar Agus Basra Basrawiyanta, berkat kerjasama antara stakeholder yang baik, Kabupaten Kotawaringin Barat berhasil meraih 2 penghargaan ditingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan 3 penghargaan tingkat Nasional di tahun 2023.

"Semua berkat kerjasama yang baik antara Dinas P3AP2KB dengan stakeholder terkait. Sehingga kita mampu menyabet sejumlah penghargaan," kata Agus Basra, Senin, 15 Januari 2024.

Adapun penghargaan yang diterima di tahun 2023 oleh Dinas P3APPKB Kobar, terdiri dari Penghargaan Parahita Ekapraya kategori Pratama tingkat nasional. Se Kalteng ini yang dapat hanya 3 daerah, yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kabupaten Pulang Pisau.

Kemudian, penghargaan Sertifikat Nasional Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) tingkat nasional. Ini meningkat dari yang sebelumnya Ruang Bermain Anak (RBA) saja.

--page

"Ini adalah meningkatkan pelayanan agar anak dapat nyaman bermain, serta mendapatkan edukasi. Serta sebagai syarat penunjang sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA)," ungkapnya.

Selanjutnya, di tahun 2023, Pemkab Kobwr berhasil meraih Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya tingkat Nasional.

Kemudian, penghargaan yang diperoleh Dinas P3AP2KB tingkat Provinsi, yaitu mendapatkan juara terbaik 1 lomba kampung keluarga berkualitas tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan penghargaan terbaik 1 Satgas Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

"Kami berharap, di tahun 2024 ini mampu mempertahankannya dan meningkatkannya. Seperti dari KLA kategori Madya, naik menjadi Nindya," tuturnya.

Hal tersebut, tentu perlu dukungan semua pihak. Termasuk mewujudkan sekolah ramah anak atau satuan pendidikan ramah anak, yang akan bekerjasama dengan Disdikbud Kobar. Termasuk mewujudkan Puskesmas Ramah Anak di Kobar. Selanjutnya ada desa ramah anak dan peduli perempuan.

--page

"Untuk mewujudkan desa ramah anak dan peduli perempuan ini, tentu perlu komitmen dari perangkat desa, dokumen, penganggaran, bukti fisik dan sosialisasi," pungkasnya. (DANANG/H)