BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pengerjaan pembuatan taman rekreasi oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di kawasan Bundaran Pancasila Pangkalan Bun, rencananya akan berlangsung dalam waktu dekat. Selain fasilitas tempat duduk dan tenda semi-permanen untuk pedagang, taman rekreasi yang dibuat di atas lahan berbentuk segitiga itu juga akan dilengkapi fasilitas olahraga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kobar, Agus Yuwono menuturkan, pembuatan taman itu awalnya ditargetkan akan dikerjakan April 2016. Namun karena butuh persiapan, termasuk pembersihan areal proyek, pengerjaannya terpaksa diundur. Ia berharap taman rekreasi itu bisa segera dikerjakan secepatnya. Setelah proyek pekerjaan di atas lahan seluas sekitar 22.671 meter persegi itu selesai dilelang.
"Memang tidak semuanya bisa dikerjakan April. Tapi pembuatan taman itu tetap dikerjakan. Beberapa waktu lalu sudah saya minta segera dilelang. Mudah-mudahan bulan ini (Mei) bisa dikerjakan," ujar Agus Yuwono, Senin (2/5/2016), pekan lalu.
Sesuai tujuan peruntukannya, lanjut Agus Yuwono, ruang terbuka hijau berbentuk segitiga itu akan disulap menjadi sarana rekreasi publik. Lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan santai masyarakat. Seperti tempat duduk, tenda semi-permanen bagi pedagang makanan dan minuman, juga fasilitas olahraga santai.
"Taman itu dibuat untuk memberi fasilitas rekreasi kepada publik. Taman itu tak hanya akan dibuatkan tempat duduk saja. Tapi juga akan dilengkapi jalur pedestrian dan fasilitas olahraga. Tapi olahraga ringan, bukan olahraga yang berat-berat. Konsepnya sudah ada di bagian pertamanan," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini pemerintah daerah akan membuat dua taman di sekitar kawasan Bundaran Pancasila, Pangkalan Bun. Satu taman dibangun di depan Monumen Palagan Sambi dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dan satu taman lain dengan anggaran Rp5 miliar dibangun di lahan berbentuk segitiga di belakang Pos Polisi Bundaran Pancasila.
Pelaksanaan proyek taman rekreasi tersebut rencananya akan dilaksanakan setelah lokasi proyek bersih dari puing-puing bekas bangunan semi-permanen yang sebelumnya berdiri liar di atas tanah itu. (RADEN ARYO/m)


