BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya meninjau debit air di tiga kelurahan, yakni Tumbang Rungan, Langkai, dan Pahandut.
Dalam peninjauan tersebut, diketahui Kelurahan Tumbang Rungan memiliki ketinggian debit air sebesar 5,73 meter, yang masih dalam kategori normal. Begitu juga dengan Kelurahan Langkai, dengan tinggi debit air mencapai 4 meter, serta Kelurahan Pahandut yang memiliki ketinggian debit air sekitar 2,76 meter, keduanya masih dalam batas normal.
Meskipun debit air di ketiga kelurahan masih dalam kondisi aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat, BPBD tetap mengingatkan agar warga selalu waspada terhadap potensi naiknya debit air secara tiba-tiba.
"Meskipun tidak ada genangan di pemukiman atau jalan warga saat ini, peringatan ini dimaksudkan untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah musim hujan," kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Hendrikus Satriya Budi, Selasa, 16 Januari 2024.
Sebagai langkah preventif, BPBD Palangka Raya telah meningkatkan pemantauan terhadap kondisi debit air secara berkala. Upaya ini diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat, sehingga mereka dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menjaga keselamatan diri dan harta benda mereka.
--page
"Saya menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi ini tetap terkendali dengan kerjasama yang baik antara BPBD dan masyarakat, diharapkan wilayah Palangka Raya dapat tetap aman dan terhindar dari dampak buruk yang mungkin timbul akibat naiknya debit air," pungkasnya. (PATHUR/H)









