PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala UPTD Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono mengatakan bahwa kasus gigitan positif rabies di tahun 2023 meningkat dibandingkan tahun 2022 yang lalu.

"Tahun 2022 ada 2 kasus, sementara 2023 naik menjadi 5 kasus pada anjing dan kucing," kata drh Eko kepada Borneonews pada Kamis, 18 Januari 2024.

Menurut drh Eko, meningkatnya kasus ini dapat terjadi lantaran berbagai penyebab, salah satunya ialah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap vaksinasi rabies.

"Tahun ini ada dua kasus rabies pada kucing sementara tahun sebelumnya itu hanya pada anjing. Ini membuktikan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penyakit rabies sehingga penularan pada kucing pun dapat terdeteksi berkat laporan dari pemilih hewan peliharaan," tuturnya.

Sementara itu juga vaksinasi untuk hewan penular rabies atau HPR kucing menurut drh Eko meningkat pesat tahun ini.

--page

"Banyak sekali pemilik kucing yang meminta vaksin rabies tahun ini, maka capaian untuk HPR kucing juga meningkat," katanya lagi.

Dirinya berharap kinerja vaksinator rabies di tahun 2023 lalu dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk tahun 2024 sehingga penanggulangan penyakit rabies dapat secara maksimal dilaksanakan.(TESTI PRISCILLA/j)