BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya terus melakukan peninjauan debit air di wilayah yang rawan banjir. Kali ini, di Kelurahan Palangka Raya, Kecamatan Jekan Raya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi menyampaikan, lokasi yang dilakukan pengecekan debit air adalah di daerah Jalan Pelatuk III, VII dan VI yang tergentang air.
Berdasarkan hasil pengecekan, debit air di Jalan Pelatuk mengalami kenaikan dari 50 sentimeter menjadi 63 sentimeter. Hal ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
"Akibatnya, sebanyak 90 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Jalan Pelatuk terdampak banjir. Mereka mengalami kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari," katanya, Kamis, 18 Januari 2024.
Pria akrab di sapa Budi mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait warga yang terdampak banjir. Ia juga mengimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.
--page
“Kami berharap banjir ini segera surut dan warga bisa kembali normal. Kami juga mengajak warga untuk menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar tidak menyumbat saluran air,” pungkasnya. (PATHUR/Y)









