BORNEONEWS, Palangka Raya - Bahasa daerah dapat dikemas lebih menarik dan memadai melalui kualitas media pendukung yang mumpuni.
"Jangkauannya tidak main-main, bisa mencapai penutur seluruh bahasa di dunia," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis pada Kamis, 18 Januari 2024.
Bagi penutur bahasa daerah yang tergolong sebagai anak-anak, lanjut Muis, akan lebih mudah menarik mereka dengan film-film animasi berbahasa daerah.
"Lagi, kualitas sajian video animasi yang mumpuni, tokoh, dan jalan cerita yang menarik akan semakin menarik minta anak-anak menyaksikan tontonan itu," bebernya lagi.
Sambil menonton, lanjutnya, anak-anak belajar berbahasa daerah. "Bahasa daerah adalah identitas penutur jatinya. Dengan bahasa ini, Indonesia menjadi berbeda dan ssemakin kaya," terang Muis.
--page
Muis menegaskan bahwa penutur jati tidak perlu malu untuk berbahasa daerah. "Mari lestarikan bahasa daerah dengan cara kita," ajaknya. (TESTI PRISCILLA/Y)









