BORNEONEWS, Palangka Raya – Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng ada tiga kabupaten dengan capaian belanja APBD terendah per akhir tahun 2023.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setda Provinsi Kalteng Sri Widanarni menyampaikan pada posisi pertama ada Kabupaten Barito Utara (Barut).
“(Barut) realisasi keuangan Rp 1,798 Triliun lebih (79,59 persen) dan realisasi fisik 87,72 persen,” sebut Sri saat mewakili Sekda Kalteng dalam pembukaan rapat TEPRA di Palangka Raya, Kamis, 18 Januari 2024.
Kemudian pada posisi kedua ada Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan realisasi keuangan Rp.1,984 Triliun lebih atau 80,76 persen, dan realisasi fisik sebesar 87,68 persen.
Posisi ketiga terendah ada Kabupaten Kapuas dengan realisasi keuangan Rp 2,032 Triliun lebih atau 82,68 persen dan realisasi fisik 85,22 persen.
--page
Sedangkan Kabupaten kota dengan belanja APBD tertinggi dipegang oleh Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dengan realisasi keuangan Rp1,620 Triliun lebih atau 95,00 persen dan realisasi fisik 99,07 persen.
Dibelakangnya ada Kabupaten Pulang Pisau dengan realisasi keuangan Rp 1,294 Triliun lebih atau 94,18 persen, realisasi fisik 97,51 persen.
Posisi selanjutnya diisi Kabupaten Katingan dengan realisasi keuangan Rp1,425 Triliun lebih atau 93,79 persen dan realisasi fisik 97,15 persen. (HERMAWAN DP/H)









