BORNEONEWS, Sampit - Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan dua rumah milik warga di Jalan Ir H Juanda, Sampit, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran tersebut. Namun, kerugian materil diperkiraan mencapai Rp300 juta.
Informasi yang didapat, dua rumah itu milik warga berinisial K dan G. Api muncul dari rumah milik K yang saat itu merembet ke rumah milik G.
Menurut informasi dari sejumlah warga, kebakaran tersebut diduga sengaja dibakar oleh pemiliknya lantaran ada permasalahan rumah tangga. Sebelum terjadi kebakaran, tetangga pemilik rumah sempat mendengar ada keributan di rumah milik K. Meski demikian, kebenaran atas dugaan itu masih diselidiki oleh aparat kepolisian setempat.
"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami masih belum bisa memastikan apakah itu sengaja dibakar atau tidak," kata Kapolsek Ketapang Kompol Suyono melalui Kanit Reskrim Polsek Ketapang Ipda Rinto Simangunsong, Jumat, 19 Januari 2024.
Polisi saat ini masih melakukan pendalaman terkait insiden kebakaran tersebut. Pihaknya juga masih mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari saksi.
"Dari keterangan saksi, memang pemilik rumah suami istri ini sering bertengkar. Pada saat kejadian, suaminya itu pergi keluar rumah. Disusul oleh istrinya yang juga keluar rumah itu. Tidak lama berselang, terjadi kebakaran," tutur Kanit sambil mempertegas kembali bahwa musibah itu masih diselidiki. (BUDDI RAHMAT H/Y)









