BORNEONEWS, Sampit - Sampit Expo di kawasan Wengga Metropolitan mengundang banyak warga yang datang. Namun di balik pergelaran yang diikuti sejumlah pedagang kecil hingga besar, dan tentunya pameran untuk mengenalkan kebudayaan Kotawaringin Timur itu tidak bisa dibilang aman karena sangat rawan terjadi pencopetan.
Seperti yang dialami Sri Budianti, 39, warga Jl Pembina III, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotim. Ia kehilangan emas seberat 80 gram di dalam dompet dan dilapis dengan tas yang dijinjingnya, pada saat mengujungi Sampit Expo, Sabtu (7/5/2016) malam.
“Perhiasan tersebut raib bersama dompetnya, sedangkan tas yang dijinjing korban masih ada, dan retsletingnya sudah terbuka,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, Senin (9/5/2016).
Perhiasan yang dicopet itu antara lain duagelang emas 99 dengan berat 35 gram, dua kalung emas dengan berat 18 gram, tiga buah cincin emas 21 gram. Bahkan cincin kawin milik korban dengan berat lima gram juga hilang.
“Akibat hal itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta,” lanjut Hendra.
Dengan adanya hal itu, Hendra mengatakan bahwa sebelum even itu digelar, ia sudah memerintahkan anggota yang terdiri dari beberapa tim untuk melakukan pengamanan. Karena dalam Sampit Expo kali ini menempati tempat yang baru, dan hanya ada satu jalan untuk menuju ke daerah itu. Sehingga kepadatan pengunjung tidak bisa dihindari, dan itu akan mempermudah para pelaku kriminal untuk beraksi.
“Kami juga sudah menempatkan beberapa pos penjagaan, pengamanan, dan juga ada anggota yang patroli. Sehingga hal itu diharapkan bias dimanfaatkan pengunjung untuk memberikan laporan secepatnya kalau memang menjadi korban kejahatan. Sehingga kami bisa menindaklanjutinya dengan cepat,” ungkap Hendra.
Hendra juga mengimbau kepada pengunjung atau warga yang membuka stand agar selalu waspada dan harus menjaga barang berharga miliknya dengan baik. Jangan sampai menggunakan perhiasan yang berlebihan atau sembarangan menaruh barang-barangnya. Karena akan mengundang para pencuri atau copet untuk beraksi. (HAMIM/m)


