BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terus menggalakan pasar penyeimbang untuk menekan inflasi di sektor pangan.
Seperti yang dilaksanakan di Kantor Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
“Pasar Penyeimbang ini adalah gerakan pengendalian inflasi se-Kalteng tahun 2024, yang dimulai dari Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran, Sabtu, 20 Januari 2024.
Ia mengatakan, pada Pasar Penyeimbang, disediakan 4000 paket sembako senilai Rp150 ribu per paket, dengan disubsidi Pemprov Kalteng sebesar Rp130 ribu.
“Saya dan keluarga akan memberikan subsidi lagi secara pribadi senilai 20 ribu rupiah per paket sehingga paket sembako ini gratis," ujar gubernur.
--page
Adapun paket sembako yang dibagikan berisikan beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, sarden 1 kaleng, dan mie instan 4 bungkus. (HERMAWAN DP/Y)









