BORNEONEWS, Muara Teweh - DPRD Kabupaten Barito Utara mendorong Dinas Pekerjaan Umum (DPU), untuk membangun sejumlah bundaran baru pada persimpangan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas (lakalantas).
Rosi Wahyuni, anggota DPRD Barito Utara mengatakan, setidaknya ada tiga titik ruas jalan persimpangan yang perlu dibangun bundaran, sebagai upaya meminimalisir kecelakaan lalulintas di daerah ini.
Tiga titik persimpangan itu yakni simpang tiga Jalan Pertiwi tepatnya dekat Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), simpang empat arah jalan menuju kantor Lembaga Pemasyarakatan, serta simpang tiga Jalan wayang tembus ke jalan nasional atau di dekat Kampus Politeknik Muara Teweh.
"Sehubung dengan semakin berkembangnya Kota Muara Teweh, dan semakin bertambahnya jumlah kendaraan yang ada saat ini, maka pembangunan bundaran di persimpangan-persimpangan tersebut perlu untuk antisifasi kecelakaan lalulintas di daerah ini," Kata Rosi.
Politisi Parpol Hanura ini mengatakan, selain sebagai antisipasi terhadap kecelakaan lalulintas, pembangunan bundaran tersebut juga dimaksud untuk penambahan Ikon dari Ibukota Kabupaten Barito Utara. Oleh karena itu jika ketiga bundaran itu dibangun, hendaknya juga dibangun patung atau lainnya yang menggambarkan tentang wilayah ini.
"Bundaran-bundaran ini juga akan membuat kota Muara Teweh akan terlihat lebih bagus, dan ini bisa menggambarkan daerah ini kepada warga yang berkunjung datang ke daerah ini," katanya. (RAMADANI/m)


