BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas mencatat ada 246 kejadian bencana sepanjang 2023.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan bencana yang terjadi diantaranya kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, banjir, angin puting beliung, kebakaran permukinan, KLB keracunan makanan dan orang hilang/tenggelam.
"Dari data kami, untuk kejadian terbanyak adalah bencana karhutla ada 182 kali kejadian, lalu kebakaran permukiman 46 kali, angin puting beliung 10 kali, banjir 4 kali, orang tenggelam 3 kali dan KLB keracunan makanan 1 kali," kata Panahatan Sinaga, Minggu, 21 Januari 2024.
Dia menyebutkan dalam kejadian bencana tersebut terdapat korban dengan rincian sebagai berikut, meninggal dunia 4 jiwa, sakit/luka luka 179 orang, Kepala Keluarga terdampak 14.650 dan jiwa yang terdampak ada 44.122 jiwa.
"Untuk total kerusakan akibat bencana 2023 yaitu untuk luasan lahan terbakar 1.273 hektare, rumah rusak 35 unit, rumah terbakar 104 unit, rumah terendam 8.979 unit, fasilitas umum rusak 2 unit, fasilitas umum terbakar 2 unit," jelasnya.
Kemudian, fasilitas umum terendam 122 unit, rumah ibadah terbakar 1 unit, rumah ibadah terendam 101 unit, sarana pendidikan terbakar 2 unit, sarana pendidikan terendam 111 unit, sarana kesehatan terendam 32 unit, toko/kios terbakar 25 unit, pabrik terbakar 1 unit dan akses jalan terendam 202 titik.
--page
"Tentu kita berharap di 2024 ini jumlah kejadian bencana di wilayah Kabupaten Kapuas bisa menurun," harapnya. (DODI/R)








