KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ada ratusan warga di Kabupaten Gunung Mas yang terjangkit DBD sepanjang tahun 2023 lalu. Hal itu berdasarkan data yang diterima dari 17 puskesmas dan RSUD Kuala Kurun.

"Pada tahun 2023 ada 299 warga yang terkena DBD. Dari ratusan warga tersebut empat di antaranya meninggal dunia," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunung Mas Arnold melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Waltiana, Minggu, 21 Januari 2024.

Dia melanjutkan, biasanya penyebab warga yang meninggal akibat DBD tersebut yakni adanya keterlambatan penanganan medis.

Kemudian, untuk menangani kasus DBD, Dinkes Gunung Mas sudah melaksanakan upaya penyelidikan epidemologi di rumah warga positif DBD, melakukan fogging atau pengasapan di rumah warga yang meninggal akibat DBD dan membagikan bubuk abate.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Gunung Mas untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M plus.

"3M plus yakni, menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas. Lalu plusnya yakni hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu dan menyalahkan obat nyamuk dan lainnya," tukasnya. (RISKA YULYANA/r)