KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sepanjang 2023 kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas tercatat sebanyak 183 kali kejadian yang tersebar di beberapa kecamatan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan data itu berdasarkan laporan yang diterima dan laporan Satgas Posko Penanganan Karhutla, dengan luasan areal yang terbakar mencapai 1.273 hektare.

"Dari kejadian tersebut dilakukan upaya pemadaman darat sebanyak 172 kali dan pemadaman udara 20 kali (568 waterbombing)," kata Panahatan Sinaga, Minggu, 21 Januari 2024.

Selama 2023 juga tercatat ditemukan titik panas (hotspot) sebanyak 9.114 titik. "Dari kejadian karhurla tersebut juga mengakibatkan dua jiwa mengalami luka-luka," jelasnya.

Selain itu, dalam upaya menekan dan mencegah terjadinya karhutla, BPBD Kabupaten Kapuas terus melakukan berbagai upaya, diantaranya dengan gencar melaksanakan sosialisasi-sosialisasi menyasar sejumlah kecamatan.

"Sosialisasi pencegahan karhutla kita lakukan ke desa dan kecamatan yang wilayahnya rawan terjadi karhutla, harapannya di tahun 2024 kejadian karhutla dapat terus ditekan," pungkasnya. (DODI/R)