PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Peristiwa tabrakan antara mobil Inova silver metalik KH 1321 RA yang dikemudikan Nugroho Bayu Aji dengan motor honda scoopy warna biru KH 3763 WS yang ditumpangi oleh Tri Febrianur dan rekannya Agus Hermawan serta motor jenis Suzuki Satria warna hitam AA 5253 RF yang ditumpangi Surya Cipta Wijaya dan Dewi  Riana, Minggu, 21 Januari 2024 pukul 00.20 WIB di Jalan Ahmad Yani Km 2 Kelurahan Baru Kecamatan Arut Selatan (Arsel) Kabupaten Kotawaringin Barat menyebabkan korban menderita luka memar hingga patah tulang

Korban yang menderita patah tulang adalah pengendara dan penumpang motor Suzuki Satria yaitu Surya Cipta Wijaya yang mengalami luka patah tulang pada bagian tulang selangka kiri kanan dan pemboncengnya yaitu Dewi Riana uang mengalami luka retak tulang pada kaki kanan dan memar di bagian dagu.

Kasat Lantas Polres Kobar Barat AKP Ghanda Novidiningrat Gunawan, menjelaskan kronologis peristiwa tabrakan tersebut.

"Beberapa saat sebelum terjadi tabrakan, kendaraan roda empat jenis Inova yang dikemudikan Nugroho Bayu Aji bersama 2 penumpang berjalan dari arah Simpang Misbar menuju arah Simpang Tikungan L," jelasnya.

Sesampainya ditempat kejadian mobil tersebut menabrak motor jenis Honda Scoopy yang dikendarai Tri Febrianur  bersama  rekannya yaitu Agus Hermawan.

"Saat tabrakan tersebut, motor Honda Scoopy kemudian banting stir kekiri dab  mengenai sepeda motor jenis Suzuki Satria warna hitam yang di kendarai Surya Cipta Wijaya dan Dewi Riana yang kebetulan saat itu berada didepannya," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut pengendara motor Honda  Scoopy yaitu Tri Febrianur  dan pemboncengnya yaitu Agus Hermawan mengalami luka memar pada bagian kepala.

"Sedangkan pengendara motor j Suzuki Satria warna hitam AA 5253 RF yaitu Surya Cipta Wijaya mengalami luka patah tulang pada bagian tulang selangka kiri kanan dan pemboncengnya yaitu Dewi Riana mengalami luka retak tulang pada kaki kanan dan memar di bagian dagu. Todak lama setelah peristiwa tersebut para korban langsung  dibawa ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin untuk mendapat perawatan medis," jelasnya.

--page

Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peristiwa tersebut. "Anggota kami juga telah mendatangi TKP, mendata korban, mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti dan melakukan penyelidikan peristiwa ini. Sedangkan kerugian material akibat tabrakan tersebut diperkirakan sekitar Rp 10.000.000," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)